Akreditasi Puskesmas Todanan

Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional pada pasal 41 tentang Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama harus sudah terakreditasi 5 (lima) tahun setelah Permenkes dikeluarkan, maka diterbitkanlah Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) no. 46 Tahun 2015 tentang Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dimana bertujuan untuk meningkatkan mutu dan menetapkan standar pelayanan kesehatan yang berkualitas yang diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang merupakan pemberi pelayanan kesehatan tingkat primer terdiri dari : Puskesmas, Klinik dan Dokter/Dokter Gigi praktek mandiri.

 

Puskesmas sebagai unit pelaksana teknis (UPT) Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan milik pemerintah, untuk itu pelaksanaan akreditasi puskesmas menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Puskesmas itu sendiri. Dalam pelaksanaan akreditasi Puskesmas dilakukan Penilaian terhadap Manajemen Puskesmas, penyelenggara Upaya Kesehatan Masyarakat, dan Upaya Kesehatan Perorangan dengan menggunakan Standar Akreditasi Puskesmas.

 

Puskesmas yang telah mendapatkan pendambingan oleh tim pendamping akreditasi di Kabupaten/Kota dan telah siap untuk dilakukan penilaian akan diajukan untuk dilakukan survey oleh tim surveyor dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Dimana penilaian yang akan dilihat adalah proses pelaksanaan penyelanggaraan dan mutu pelayanan kesehatan yang diberikan di Puskesmas.Stuktur standar akreditasi Puskesmas terdiri dari 9 BAB, dengan total 776 Elemen Penilaian.

Stuktur standar akreditasi Puskesmas terdiri dari 9 BAB diantaranya:

1.      BAB I. Penyelenggaraan Pelayanan Puskesmas (PPP) dengan 59 EP

2.      BAB II. Kepemimpinan dan Manajemen Puskesmas (KMP) dengan 121 EP

3.      BAB III. Peningkatan Mutu dan Manajemen Risiko (PMMR) dengan 32 EP

4.      BAB IV. Upaya Kesehatan Masyarakat yang Berorientasi Sasaran (UKMBS) dengan 53 EP

5.      BAB V. Kepemimpinan dan Manajemen Upaya Kesehatan Masyarakat (KMUKM) dengan 101 EP

6.      BAB VI. Sasaran Kinerja Upaya Kesehatan Masyarakat (SKUKM) dengan 29 EP

7.      BAB VII. Layanan Klinis yang Berorientasi Pasien (LKBP) dengan 151 EP

8.      BAB VIII. Manajemen Penunjang Layanan Klinis (MPLK) dengan 172 EP

9.      BAB IX. Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien (PMKP) dengan 58 EP

Ketentuan penilaian kelulusan akreditasi Puskesmas berdasarkan tingkatan penilaian sebagai berikut:

1.      Terakreditasi Dasar          : BAB I, II ≥ 75 %, BAB IV, V, VII ≥ 60 %, BAB III, VI, VIII, IX ≥ 20 %

2.      Terakreditasi Madya        : BAB I, II, IV, V ≥75 %, BAB VII, VIII ≥ 60 %, BAB III, VI, IX ≥ 40 %

3.      Terakreditasi Utama         : BAB I, II, IV, V, VII, VIII ≥ 80 %, BAB III, VI, IX ≥ 60 %

 

4.      Terakreditasi Paripurna    : Semua BAB ≥ 80 %

 

 

Bagikan Ke Teman :