Anda seorang penderita DM??? Prolanis Solusinya

Tanggal : 20-Apr-2017 10:52 oleh admin - dibaca : 451 Kali

PROLANIS

( Program Pengelolaan Penyakit Kronis )

UPT PUSKESMAS TODANAN

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan diderita seumur hidup. Dengan menderita DM, penderita harus melakukan diet sebagai pengendalian kadar gula darah, penderita juga memiliki pembatasan yang hanya berlaku pada dirinya. Tubuh yang  mudah lelah mengakibatkan penderita membatasi aktifitas sosialnya. Permasalahan psikologis seperti cemas terhadap tuntutan penanganan DM untuk mengubah pola hidup juga sering muncul. Permasalahan tersebut mempengaruhi kualitas hidup penderita. Diperlukan program kesehatan yang diperlukan untuk pengendalian penyakit kronis seperti DM. Di Indonesia terdapat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang bertujuan untuk menciptakan kualitas hidup yang optimal bagi penderita DM. Berdasarkan fenomena, masih ditemukan peserta Prolanis yang menilai negatif mengenai kehidupannya saat ini yang berkaitan dengan kehidupan fisik, psikologis dan sosial padahal mereka mengikuti Prolanis. Hal ini berkaitan dengan kualitas hidup penderita DM. Menurut David Cella, kualitas hidup adalah penilaian individu atas kepuasan pada keadaan yang dialami ini bila dibandingkan dengan persepsi yang menurut mereka ideal, keadaan tersebut terkait dengan Physical well-being, Psychological well-being dan Social well-being akibat penyakit maupun pengobatan yang pasien terima.

 

Pertemuan diadakan setiap 2 minggu sekali pada hari Rabu bertempat di Aula UPT Puskesmas Todanan. Penanggung Jawab Prolanis Aris Dwi Winarko, AMd. Kep dengan didampingi dr. FS  Sridadi Agus Mulyono. Pertemuan dimulai pada pukul 09.00 s/d selesai. Dalam pertemuan tersebut dilakukan berbagai pemeriksaan serta diberikan penyuluhan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyuluhan pasien diberikan obat sesuai dengan keluhan masing- masing dan dipersilakan pulang.

 

 

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban pasien dalam menjalani kehidupan dengan penyakit DM. Penderita DM dapat menjalani aktifitas seperti halnya orang sehat dengan pantauan tenaga kesehatan dari Puskesmas Todanan. 

Bagikan Ke Teman :