SOSIALISASI INOVASI RAMPUNG GASIK (Bareng Sekampung Gerakan Resik)

Tanggal : 27-Aug-2022 11:38 oleh todanan - dibaca : 77 Kali

Pada 4 januari 2021 Dalam rangka mengoptimalkan fungsi puskesmas dalam mendukung dalam menyelenggarakan bembangunan, pelaksanaan kebijakan promosi kesehatan memegang kunci penting untuk menuju Indonesia sehat. Setiap masalah kesehatan pada umumnya disebabkan tiga factor yang timbul secara bersama. Yaitu (1) adanya bibit penyakit, (2) adanya lingkungan yang memungkinkan berkembanya bibit penyakit, (3) adanya perilaku manusia yang tidak perduli terhadap bibit penyakit dan lingkungannya. Oleh karena itu, sehat dan sakitnya seseorang perilaku hidup manusia sendiri. Karena masalah perubahan perilaku sangat terkait dengan promosi kesehatan, maka sangat diperlukan dalam neningkatkan perilaku masyarakat agar terbebas dari masalah–masalah kesehatan. Promosi kesehatan adalah upaya puskesmas melaksanakan pemberdayaan kepada masyarakat untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan setiap individu, keluarga, dan lingkungannya secara mandiri dan mengembangkan upaya kesehatan bersumber masyarakat. Kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan sehat di masyarakat yang masih jauh dari harapan kesehatan serta pemahan masyarakat tentang kesehatan yang masih sangat rendah. Dari hasil pendataan PHBS Tahun 2019 didapatkan hasil Lantai rumah tidak kedap air 32%, RT bebas asap rokok 41%, RT membuang sampah pada tempatnya 79%, cuci tangan pakai sabun 50%, sehingga masih banyaknya terjadinya kejadian terjakitnya penyakit menular dan tidak menular, serta sudah berkembangnya penyakit HIV/Aids yang semakin banyak di masyarakat. Pemberdayaan masyarakat untuk dapat melaksanakan survey mawas diri belum begitu mendapat respon dari masyarakat.

Bagikan Ke Teman :