Penyuluhan HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB Paru Bulan : Mei 2017

Tanggal : 06-Jul-2017 12:49 oleh admin - dibaca : 711 Kali

PENYULUHAN HIV/AIDS, DBD, DIARE DAN TB PARUBULAN : MEI 2017P (Plan)     :Penyuluhan HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB Paru D (Do)     :     Penyuluhan HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB Parua.    Kegiatan dilaksankan di balai desab.    Diikuti oleh kepala desa, bidan desa, warga desac.    Waktu pelasanaan hari Senin, 15 Mei 2017 jam 09.00-11.00d.    Hasil : Petugas menjelaskan tentang pengertian penyakit menular, tanda-tanda penyakit menular, penyebab penyakit menular cara menanggulani dan cara mengobati penyakit tersebutC (Cek)         :     Hambatan/Permasalahan         : -    Keluhan/Saran             : -    Dampak/Kemungkinan Resiko     : -A (Action)     : Rencana Tindak Lanjut (RTL)    Masyarakat berusaha sebisa mungkin untuk mencegah supaya tidak terkena penyakit menular.Pembukaan diawali bersama-sama membaca Basmallah secara bersama-sama.Sambutan dari Kepala Desa, dengan sangat untuk mengikuti kegiatan dan menghimbau kepada masyarakat/peserta kegiatan untuk memperhatikan apa yang disampaikan petugas.Petugas menyampaikan tujuan, metode dan tahapan dari kegiatan penyuluhan.Petugas memperkenalkan diri.Petugas mengisi dengan materi HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB Paru.HIV/AIDS :Latar belakang disampaikan tema tersebut karena banyaknya jumlah penderita HIV/AIDS di wilayah kecamatan Todanan.Materi HIV/AIDS disampaikan secara jelas tentang pengertian HIV/AIDS, cara penularannya, cara pencegahannya, proses HIV/AIDS masuk ke tubuh penderita dijelaskan secara detail.DBD :Petugas menjelaskan tentang pengertian penyakit DBD adalah penyakit menular yang berbahaya karena timbulnya mendadak disertai pendarahan.Penderita dapat meninggal dalam waktu yang tidak lama (1 minggu).Tanda-tanda DBD :1.    Hari pertama : panas tinggi mendadak, suhu badan 38-40ºC, badan lemes dan lesu.2.    Hari kedua atau hari ketiga : bintik-bintik merah pada kulit, sering terasa nyeri di ulu hati, kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan), mungkin terjadi muntah atau berak berdarah, bila sudah parah penderita gelisah, ujung jari tangan dan kaki terasa dingin dan lemah.Penyebab DBD :Penyakt DBD disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.Setelah itu petugas menjelaskan cara penularan DBD, siklus penularan dan cara-cara memberantas sarang nyamuk.Diare :Petugas menjelaskan tentang pengertian dari penyakit Diare, yaitu :Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Pada umumnya, diare terjadi akibat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit. Biasanya diare hanya berlangsung beberapa hari, namun pada sebagian kasus memanjang hingga berminggu-minggu.Petugas juga menjelaskan tentang gejala diare, faktor penyebab penyakit diare secara umum.Selain itu dijelaskan juga tentang pengobatan diare.Dan yang terakhir dijelaskan tentang cara mencegah penyakit diare, yaitu :1.    Mencuci tangan sebelum makan2.    Menjauhi makanan yang kebersihannya diragukan dan tidak minum air keran3.    Memisahkan makanan yang mentah dari yang matang4.    Utamakan bahan makanan yang segar5.    Menyimpan makanan di kulkas dan tidak membiarkan makanan tertinggal di bawah paparan sinar matahari atau suhu ruanganTB Paru :Menjelaskan pengertian dari TB (Tuberculosis) yang dulu dikenal dengan TBC adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberculosis).Sebagian besar kuman TB menyerang paru-paru, tetapi juga menyerang organ atau bagian tubuh lainnya (misalnya : tulang, kelenjar, kulit, dll).TB dapat menyerang siapa saja, terutama usia produktif/masih aktif bekerja (14-50 tahun).TB dapat menyebabkan kematian, apabila tidak diobati 50% dari pasien TB akan meninggal setelah 5 tahun.Gejala TB untuk anak :1.    Adanya kontak dengan pasien TB dewasa2.    Uji tuberculin positif3.    BB kurang4.    Demam tanpa sebab jelas5.    Batuk6.    Pembesaran kelenjar7.    Pembekakan tulang/sendi panggul, lututPetugas menjelaskan penularan penyakit TB.Petugas menjelaska pengobatan TB.Petugas juga menjelaskan efek samping daripada obat TB serta pencegahan penularannya.Diskusi :Apakah fogging itu merupakan salah satu cara memberantas sarang nyamuk sampai dengan akarnya ?Petugas menjawab semua pertanyaan sasaran.Evaluasi :1.    Jumlah sasaran yang hadir sesuai jumlah undangan2.    Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tanggal pelaksanaan kegiatanPetugas membagikan form umpan balik untuk mengetahui kepuasan sasaran terhadap penyuluhan yang dilaksanakan.KERANGKA ACUANPENYULUHAN HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB PARU DESA COKROWATII.    PENDAHULUANPenyakit menular adalah penyakit yang dapat ditularkan melalui berbagai media. Penyakit jenis ini merupakan masalah kesehatan yang besar di hampir semua negara berkembang karena angka kesakitan dan kematiannya yang relatif tinggi dalam kurun waktu yang relatif singkat. Penyakit menular umumnya bersifat akut (mendadak) dan menyerang semua lapisan masyarakat. Penyakit jenis ini diprioritaskan mengingat sifat menularnya yang bisa menyebabkan wabah dan menimbulkan kerugian yang besar. Penyakit menular merupakan hasil perpaduan  berbagai faktor yang saling mempengaruhi. (Widoyono, 2011: 3)Penyebab (agent) penyakit menular adalah unsur biologis yang bervariasi mulai dari partikel virus yang paling sederhana sampai organisme yang paling kompleks yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia (Noor, 1997: 39). Dimana proses agent penyakit dalam menyebabkan penyakit pada manusia memerlukan berbagai cara penularan khusus (mode of transmission) serta adanya “sumber penularan (reservoir) penyakit seperti manusia, binatang.” (Noor, 1997: 39). II.    LATAR BELAKANGSeperti yang kita ketahui bersama, AIDS adalah suatu penyakit yang belum ada obatnya dan belum ada vaksin yang bisa mencegah serangan virus HIV, sehingga penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya bagi kehidupan manusia baik sekarang maupun waktu yang datang. Selain itu AIDS juga dapat menimbulkan penderitaan, baik dari segi fisik maupun dari segi mental. Mungkin kita sering mendapat informasi melalui media cetak, elektronik, ataupun seminar-seminar, tentang betapa menderitanya seseorang yang mengidap penyakit AIDS. Dari segi fisik, penderitaan itu mungkin, tidak terlihat secara langsung karena gejalanya baru dapat kita lihat setelah beberapa bulan. Tapi dari segi mental, orang yang mengetahui dirinya mengidap penyakit AIDS akan merasakan penderitaan batin yang berkepanjangan. Semua itu menunjukkan  bahwa masalah AIDS adalah suatu masalah besar dari kehidupan kita semua. Dengan pertimbangan-pertimbangan dan alasan itulah kami sebagai petugas kesehatan . Oleh karena itu kami membahasnya.Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Hemorahagic Fever (DHF) sampai saat ini merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang cenderung meningkat jumlah pasien serta semakin luas penyebarannya. Penyakit DBD ini ditemukan hampir di seluruh belahan dunia terutama di negara–negara tropik dan subtropik, baik sebagai penyakit endemik maupun epidemik. Kejadian Luar Biasa (KLB) dengue biasanya terjadi di daerah endemik dan berkaitan dengan datangnya musim hujan, sehingga terjadi peningkatan aktifitas vektor dengue pada musim hujan yang dapat menyebabkan terjadinya penularan penyakit DBD pada manusia melalui nyamuk Aedes spp. Sehubungan dengan morbiditas dan mortalitasnya, DBD disebut the most mosquito transmitted disease. (Djunaedi, 2006)Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Pada umumnya, diare terjadi akibat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit. Biasanya diare hanya berlangsung beberapa hari, namun pada sebagian kasus memanjang hingga berminggu-minggu. Diare merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dalam masyarakat Indonesia. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan RI pada tahun 2007, diare menduduki peringkat ketigabelas sebagai penyebab kematian semua umur dengan proporsi sebesar 3,5 persen. Sedangkan berdasarkan kategori penyakit menular, diare menduduki urutan ketiga penyebab kematian setelah Pneumonia dan TBC. Dari data tersebut, golongan usia yang paling banyak mengalami diare adalah balita dengan prevalensi sebesar 16,7 persen.Diare bisa berdampak fatal apabila penderita mengalami dehidrasi akibat kehilangan banyak cairan dari tubuh. Oleh sebab itu diare tidak boleh dianggap enteng walaupun kondisi ini umum terjadi.Tuberkulosis paru (TB) adalah penyakit infeksi menular kronik yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini sering terjadi di daerah padat penduduk dan juga di daerah urban. Penularan penyakit ini terjadi melalui inhalasi droplet nuclei dari penderita TB paru aktif (Amin dan Bahar, 2014). TB merupakan penyakit infeksi yang sampai saat ini masih menjadi masalah, baik dalam diagnosis maupun pengobatan. Keberhasilan pengobatan TB sangat dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya adanya kepatuhan penderita, komorbid, kebiasaan merokok dan termasuk juga salah satunya yaitu status gizi (Kurniawan, 2015).III.    MAKSUD & TUJUAN1.    Maksud   Kegiatan : Meningkatkan pemahaman masyarakat  tentang pentingnya pencegahan Dan penangulangan HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB Paru di masyarakat.2.    Tujuan : a.    Masyarakat mengetahui tanda dan gelaja penyakit HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB Paru.b.    Masyarakat dapat menjauhi perilaku yang menyebabkan resiko terjadinya penularan HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB Paru.c.    Berperan aktif dalam upaya kegiatan kesehatan.d.    Penderita HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB Paru dapat bersosialisasi di masyarakat.IV.    INDIKATOR KELUARAN DAN KELUARAN1.    Indikator Keluaran a.    Peningkatan status kesehatan masyarakat di wilayah kecamatan Todanan.b.    Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dapat di laksanakan di masyarakat.c.    Jumlah penderita HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB Paru tidak bertambah di wilayah kecamatan Todanan.2.    Keluarana.    Masyarakat dapat memahami bahayanya penyakit HIV/AIDS, DBD, Diare dan  TB Paru.b.    Masyarakat dapat mengidentifikasi kasus penyakit yang terjadi akibat dari yang di timbulkan dari perilaku Sex Bebas.c.    Masyarakat dapat melaksanakan perilaku Hidup bersih dan sehat di lingkungannya.V.    METODE PELAKSANAAN1.    Presentasi Narasumber2.    Tanya JawabVI.    TEMPAT PELAKSANAANBalai Desa CokrowatiVII.    WAKTU PELAKSANAANDesa Cokrowati tanggal 15 Mei 2017.VIII.    JADWAL PELAKSANAANWAKTU    KEGIATAN    NARASUMBERJam 09.00 - 09.30    Registrasi peserta    PanitiaJam 09.30 - 09.45    Pembukaan    Kepala Desa CokrowatiJam 09.45 - 10.45    Penyampain materi HIV/AIDS, DBD, Diare dan TB Paru       PemateriJam 10.45 - 11.00    Diskusi/Tanya jawab    PemateriJam 11.00    Selesai    Panitia

Bagikan Ke Teman :